ADMIN

Advokasi, Literasi, Inklusi (ALI)

Advokasi, Literasi, Inklusi (ALI)

Sejak kapan kamu masuk ke Dunia Digital?

3367433012?profile=RESIZE_710x

Saya adalah "anak kecil" saat memasuki dunia digital, makanya Saya membutuhkan "orang dewasa" yang bisa membimbing Saya.

3367441371?profile=RESIZE_710xSeperti layaknya seorang anak kecil yang baru mengenal dunia, Saya membutuhkan "orang tua" yang membantu saya merangkak, berdiri, berjalan lalu berlari. "Orang tua" yang menjaga saya sepenuh HATI mereka. "Orang tua" yang melindungi Saya dari hal hal buruk yang menimpa Saya di Dunia Digital. "Orang tua" yang mengetahui hal hal baik dan hal hal buruk bagi Saya di Dunia Digital.

Mereka yang menunjukkan jalan terbaik bagi Saya, Mereka yang melakukan hal hal yang Saya teladani. Mereka yang membawa Saya pada kebaikan kebaikan setiap harinya. Walau mereka letih, mereka tetap setia menjaga Saya. Walau mereka lelah, mereka tetap mengawasi Saya. Walau mereka Capek, mereka tetap semangat mendampingi Saya.

3367445877?profile=RESIZE_710xSekarang, Saya sudah bisa merangkak, Saya sudah bisa berdiri, Saya sudah bisa berlari. 

Walau Saya tahu, Saya tidak bisa terbang, tapi ada orang orang CERDAS disekitar saya yang mau menjadi "Sayap sayap" Saya di Dunia Digital. Mereka adalah "Malaikat Penjaga" Saya.

Sampai akhirnya, Saya "terbang" menjadi PENEBAR MANFAAT di Indonesia, melalui Ilmu Digital.

So.... Siapa "Malaikat Penjaga" kamu di Dunia Digital?

E-mail me when people leave their comments –

You need to be a member of Bina Digital Bangsa to add comments!

Join Bina Digital Bangsa

Comments

  • Masuk dunia digital bagaikan masuk ke hutan lebat, butuh adaptasi mata kita untuk memilih jalan dan mengikuti arahan senior agar tidak kesasar

  • Digital, Dunia baru dalam kehidupan yang maya tetapi nyata dlm realita hidup kita , mungkin mudah memasukinya tetapi teramat sulit utk meniggalkannya karena jejak yang tiada bisa utk di hilangkan selamanya , perlu tatanan moral & etika tinggi utk mengarunginya agar bernilai baik & bermanfaat  bagi sesama , butuh pilar dan pegangan agar bisa sukses dalam menitinya , perlu nasehat dan wejangan agar tidak tersesat kedalam rimbanya , yang pada akhirnya berguna pula kembali kepada dirinya sendiri dan juga keluarganya.

  • Dunia digital di sekitar kita mungkin sudah tidak asing lagi, kita bisa lihat perkembanga dari masa ke masa, tetapi kebanyakan dari kita hanya bisa melihat saja atau hanya sebagai penikmat saja, belum banyak yang masuk dan menjadi bagian dari dunia digital itu sendiri. karena apa, menurut saya karena tidak ada yang mengajak, tidak ada yang membimbing, tidak ada yang memotivasi atau bahkan tidak ada keinginan sama sekali.
    Disitulah para "orang tua" ( orang2 yang sudah masuk dunia digital) harus berperan aktif untuk mengutus "Malaikat penjaga" membisikan kepada anak2 kita untuk mulai dan memberi inpirasi supaya masuk ke dunia digital tanpa rasa takut dan tersesat di dalamnya

This reply was deleted.